AGENDA KEGIATAN
DEWAN PERWAKILAN DAERAH REPUBLIK INDONESIA
Jambi, 7 Januari 2026 – Anggota DPD RI, Dr. Dra. Hj. Elviana, M.Si., melakukan kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) ke Kantor PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Jambi yang berlokasi di Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Rabu (7/1). Kedatangan Elviana yang juga menjabat sebagai Pimpinan Komite IV DPD RI tersebut disambut langsung oleh Pimpinan PNM Cabang Jambi, Ova Indah Nasution, beserta jajaran pimpinan dan Account Officer (AO) PNM. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat PNM Cabang Jambi, Ova Indah Nasution memaparkan capaian kinerja PNM sepanjang tahun berjalan. Ia menyebutkan, PNM Cabang Jambi telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp1,68 triliun. “Dari total penyaluran tersebut, sebesar Rp1,64 triliun disalurkan melalui program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) kepada 15.824 kelompok. Sementara sisanya disalurkan melalui program ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro),” ujar Ova. Dalam sambutannya, Elviana menekankan pentingnya pembinaan terhadap nasabah, khususnya ibu-ibu rumah tangga yang menjadi sasaran utama program PNM Mekaar. Menurutnya, pembinaan usaha sangat diperlukan agar nasabah dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan dan tidak terbebani dalam pengembalian pinjaman. “Nasabah PNM sebagian besar adalah ibu-ibu yang ingin berusaha namun tidak memiliki modal dan agunan. Karena itu, perluasan jangkauan nasabah harus terus ditingkatkan, disertai pembinaan dan tips sukses berusaha, terutama bagi nasabah baru,” tegas Elviana. Selain itu, Elviana juga memberikan motivasi kepada para Account Officer agar bekerja di lapangan dengan penuh tanggung jawab, fokus, dan profesional sebagai ujung tombak pelayanan PNM kepada masyarakat. Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan interaktif. Para AO tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan seputar pekerjaan, bahkan diselingi diskusi ringan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebelum Elviana meninggalkan lokasi pertemuan. (Rbs/Ben)
Jambi, 18 Desember 2025 - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jambi menyampaikan sejumlah aspirasi strategi kepada Senator DPD RI asal Jambi, H. Muhammad Sum Indra, S.E., MMSi dalam forum dialog pendidikan yang digelar pada masa reses bertempat di Soto Adjib Taman Syahdra. Kegiatan ini menjadi wadah penyerapan aspirasi guru terkait kebijakan pendidikan nasional, khususnya pembahasan RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Ketua PGRI Provinsi Jambi, Nanang Sunarya, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Sum Indra yang dinilai sebagai senator pertama yang secara resmi mengundang organisasi profesi guru untuk berdialog langsung. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya nasib guru dan dosen. Dalam forum tersebut, PGRI Jambi menyampaikan 12 poin usulan, diantaranya penguatan pengaturan profesi guru dan dosen di sekolah swasta, persetujuan izin profesi berbasis kinerja, serta dorongan pembentukan Undang-Undang Perlindungan Guru dan Dosen. PGRI juga mendorong pembentukan Badan Guru Nasional (BGN) sebagai lembaga yang fokus pada pelatihan, peningkatan kompetensi dan perlindungan guru, serta menyoroti perlunya perbaikan pengelolaan anggaran pendidikan dan pemerataan kebijakan bagi guru di daerah terpencil. Selain itu, PGRI menyoroti alokasi anggaran pendidikan yang dinilai belum optimal, usulan pengembalian istilah “pendidik” menjadi “guru” dalam RUU Sisdiknas, sinkronisasi kalender pendidikan, pembentukan Dewan Kehormatan Guru, serta pengangkatan guru PPPK menjadi ASN secara bertahap. Aspirasi lain datang dari Sopiyanto, Kepala SD di Kabupaten Batanghari, yang menyoroti persoalan guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Ia menyebutkan adanya guru PAI perbantuan dari Kementerian Agama yang justru menimbulkan persoalan jam mengajar dan dualisme anggaran antara Kemenag dan APBD Kabupaten/Kota. Menyanggapi hal tersebut, Senator DPD RI H. Muhammad Sum Indra menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi PGRI Jambi. Ia menyatakan seluruh masukan telah didokumentasikan dan akan dikawal dalam pembahasan kebijakan di tingkat Nasional. “Guru adalah fondasi pembangunan bangsa. Aspirasi ini akan menjadi perhatian serius dalam upaya memperkuat sistem pendidikan nasional,” tegas Sum Indra. (Rbs/Ben) *Dilansir dari jambiday.com*
Muara Bulian - Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Ruang Makan LPKA Kelas II Muara Bulian saat Anggota DPD RI asal Provinsi Jambi, H. M. Sum Indra, SE., MMSi., bersama Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE., melaksanakan santap siang bersama para anak binaan, Kamis (4/12/2025). Kegiatan sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap proses pembinaan yang sedang dijalani para remaja di lembaga tersebut. Kehadiran kedua tokoh tersebut memberikan kesempatan bagi anak binaan untuk berinteraksi langsung serta merasakan dukungan moral bagi perkembangan mental, sosial, dan emosional mereka. Pada kesempatan itu, H. Sum Indra juga dipercaya menjadi Pembina Apel makan siang yang digelar di ruang makan utama LPKA Kelas II Muara Bulian. Kepala LPKA Kelas II Muara Bulian, Kasogi, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh Sum Indra dan Hesnidar Haris. Ia menilai kehadiran tokoh masyarakat memiliki dampak positif bagi motivasi anak binaan. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Sum Indra dan Ibu Hesnidar Haris. Ini bukan sekedar makan siang, tetapi bentuk kepedulian dan dorongan positif bagi anak-anak untuk terus tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya. Dalam kunjungan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris turut meninjau kualitas makanan yang disajikan untuk anak binaan. Ia mengapresiasi standar penyajian yang lengkap dan seimbang, mulai dari karbohidrat, protein hewani dan nabati, hingga vitamin dari sayur dan buah, serta kebersihan ruang makan yang dinilai sangat baik. Sementara itu, H.M. Sum Indra menekankan pentingnya menyediakan gizi serta suasana lingkungan yang mendukung proses pelatihan. Ia menilai pengelolaan dapur dan ruang makan LPKA Muara Bulian telah menunjukkan upaya serius dalam memastikan anak binaan memperoleh perlakuan yang layak dan manusiawi. “Pembinaan tidak hanya berbicara tentang kedisiplinan, tetapi juga memastikan terpenuhinya sisi gizi dan kebahagiaan,” tegasnya. Kegiatan santap siang bersama ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi anak-anak binaan dalam menjalani proses pelatihan. Dukungan dari berbagai pihak diyakini mampu memperkuat kepercayaan diri mereka untuk menata masa depan yang lebih. (Rbs/Ben) *Sumber berita : g-news.id*
Muara Bulian - Kamis, 4 Desember 2025 LPKA Kelas II Muara Bulian menerima kunjungan reses dan silaturahmi dari Anggota DPD RI Perwakilan Jambi, H. M. Sum Indra, SE., MMSi. Kunjungan ini berlangsung dalam suasana hangat dan dimanfaatkan sebagai momentum untuk menyerap aspirasi terkait pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Selain jajaran pegawai, kegiatan juga diikuti oleh peserta magang yang tengah menjalani program di LPKA Kelas II Muara Bulian. Pada sesi audiensi, para pegawai menyampaikan berbagai masukan mengenai peningkatan fasilitas pembinaan serta kebutuhan operasional lembaga. Menanggapi hal tersebut, Sum Indra menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi yang diterima sebagai bagian dari tugas pengawasan implementasi UU Pemasyarakatan. Kepala LPKA, Kasogi, juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Sum Indra dan memaparkan kondisi terkini pelaksanaan tugas serta kebutuhan strategis dalam pembinaan anak binaan. Usai audiensi, Sum Indra meninjau Taman Edukasi Ketahanan Pangan dan sejumlah fasilitas pembinaan lainnya untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Kegiatan diakhiri dengan santap siang bersama anak binaan di Dapur Merdeka, dilanjutkan apel penutup dalam suasana penuh kekeluargaan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan di LPKA Muara Bulian. (Rbs/Ben) *Sumber berita : sepucukjambi.id*
Jambi, 27 November 2025 – Pengurus Wilayah Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PW PMMBN) Provinsi Jambi melakukan kunjungan ke Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Jambi. Kunjungan tersebut bertujuan untuk berdiskusi mengenai penguatan moderasi beragama di Provinsi Jambi sekaligus bersilaturahmi memperkenalkan pengurus baru. Rombongan PW PMMBN terdiri atas lima pengurus, yakni Muttaqin, M. Najib, Ahmad Fahlevi, Idjeni Mustiana, dan Kunto Adi. Mereka diterima langsung oleh Kepala Kantor DPD RI Provinsi Jambi, Didik Sulistyono, didampingi Kasubbag Kepegawaian, TU, dan Rumah Tangga, Bendriadi. “Kami berharap silaturahmi ini dapat terus terjaga dan ke depan bisa terjalin kerja sama dalam kegiatan yang akan diselenggarakan PW PMMBN,” ujar Muttaqin. Didik Sulistyono menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Kantor DPD RI Provinsi Jambi sebagai rumah aspirasi masyarakat mendukung kegiatan positif para mahasiswa, terutama yang berkaitan dengan penguatan moderasi beragama. “Kantor DPD RI Provinsi Jambi siap menampung aspirasi mahasiswa dan senang dapat terlibat dalam kegiatan yang direncanakan. Namun, tentu sebagai lembaga negara kami tetap mengikuti prosedur melalui penyampaian surat resmi dari organisasi,” jelas Didik. Diskusi berlangsung santai dan kondusif selama kurang lebih dua jam. Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama para peserta. (Rbs/Ben)
Jambi, 7 Januari 2026 – Anggota DPD RI, Dr. Dra. Hj. Elviana, M.Si., melakukan kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) ke Kantor PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Jambi yang berlokasi di Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Rabu (7/1). Kedatangan Elviana yang juga menjabat sebagai Pimpinan Komite IV DPD RI tersebut disambut langsung oleh Pimpinan PNM Cabang Jambi, Ova Indah Nasution, beserta jajaran pimpinan dan Account Officer (AO) PNM. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat PNM Cabang Jambi, Ova Indah Nasution memaparkan capaian kinerja PNM sepanjang tahun berjalan. Ia menyebutkan, PNM Cabang Jambi telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp1,68 triliun. “Dari total penyaluran tersebut, sebesar Rp1,64 triliun disalurkan melalui program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) kepada 15.824 kelompok. Sementara sisanya disalurkan melalui program ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro),” ujar Ova. Dalam sambutannya, Elviana menekankan pentingnya pembinaan terhadap nasabah, khususnya ibu-ibu rumah tangga yang menjadi sasaran utama program PNM Mekaar. Menurutnya, pembinaan usaha sangat diperlukan agar nasabah dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan dan tidak terbebani dalam pengembalian pinjaman. “Nasabah PNM sebagian besar adalah ibu-ibu yang ingin berusaha namun tidak memiliki modal dan agunan. Karena itu, perluasan jangkauan nasabah harus terus ditingkatkan, disertai pembinaan dan tips sukses berusaha, terutama bagi nasabah baru,” tegas Elviana. Selain itu, Elviana juga memberikan motivasi kepada para Account Officer agar bekerja di lapangan dengan penuh tanggung jawab, fokus, dan profesional sebagai ujung tombak pelayanan PNM kepada masyarakat. Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan interaktif. Para AO tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan seputar pekerjaan, bahkan diselingi diskusi ringan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebelum Elviana meninggalkan lokasi pertemuan. (Rbs/Ben)
Jambi, 18 Desember 2025 - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jambi menyampaikan sejumlah aspirasi strategi kepada Senator DPD RI asal Jambi, H. Muhammad Sum Indra, S.E., MMSi dalam forum dialog pendidikan yang digelar pada masa reses bertempat di Soto Adjib Taman Syahdra. Kegiatan ini menjadi wadah penyerapan aspirasi guru terkait kebijakan pendidikan nasional, khususnya pembahasan RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Ketua PGRI Provinsi Jambi, Nanang Sunarya, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Sum Indra yang dinilai sebagai senator pertama yang secara resmi mengundang organisasi profesi guru untuk berdialog langsung. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya nasib guru dan dosen. Dalam forum tersebut, PGRI Jambi menyampaikan 12 poin usulan, diantaranya penguatan pengaturan profesi guru dan dosen di sekolah swasta, persetujuan izin profesi berbasis kinerja, serta dorongan pembentukan Undang-Undang Perlindungan Guru dan Dosen. PGRI juga mendorong pembentukan Badan Guru Nasional (BGN) sebagai lembaga yang fokus pada pelatihan, peningkatan kompetensi dan perlindungan guru, serta menyoroti perlunya perbaikan pengelolaan anggaran pendidikan dan pemerataan kebijakan bagi guru di daerah terpencil. Selain itu, PGRI menyoroti alokasi anggaran pendidikan yang dinilai belum optimal, usulan pengembalian istilah “pendidik” menjadi “guru” dalam RUU Sisdiknas, sinkronisasi kalender pendidikan, pembentukan Dewan Kehormatan Guru, serta pengangkatan guru PPPK menjadi ASN secara bertahap. Aspirasi lain datang dari Sopiyanto, Kepala SD di Kabupaten Batanghari, yang menyoroti persoalan guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Ia menyebutkan adanya guru PAI perbantuan dari Kementerian Agama yang justru menimbulkan persoalan jam mengajar dan dualisme anggaran antara Kemenag dan APBD Kabupaten/Kota. Menyanggapi hal tersebut, Senator DPD RI H. Muhammad Sum Indra menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi PGRI Jambi. Ia menyatakan seluruh masukan telah didokumentasikan dan akan dikawal dalam pembahasan kebijakan di tingkat Nasional. “Guru adalah fondasi pembangunan bangsa. Aspirasi ini akan menjadi perhatian serius dalam upaya memperkuat sistem pendidikan nasional,” tegas Sum Indra. (Rbs/Ben) *Dilansir dari jambiday.com*
Muara Bulian - Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Ruang Makan LPKA Kelas II Muara Bulian saat Anggota DPD RI asal Provinsi Jambi, H. M. Sum Indra, SE., MMSi., bersama Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE., melaksanakan santap siang bersama para anak binaan, Kamis (4/12/2025). Kegiatan sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap proses pembinaan yang sedang dijalani para remaja di lembaga tersebut. Kehadiran kedua tokoh tersebut memberikan kesempatan bagi anak binaan untuk berinteraksi langsung serta merasakan dukungan moral bagi perkembangan mental, sosial, dan emosional mereka. Pada kesempatan itu, H. Sum Indra juga dipercaya menjadi Pembina Apel makan siang yang digelar di ruang makan utama LPKA Kelas II Muara Bulian. Kepala LPKA Kelas II Muara Bulian, Kasogi, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh Sum Indra dan Hesnidar Haris. Ia menilai kehadiran tokoh masyarakat memiliki dampak positif bagi motivasi anak binaan. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Sum Indra dan Ibu Hesnidar Haris. Ini bukan sekedar makan siang, tetapi bentuk kepedulian dan dorongan positif bagi anak-anak untuk terus tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya. Dalam kunjungan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris turut meninjau kualitas makanan yang disajikan untuk anak binaan. Ia mengapresiasi standar penyajian yang lengkap dan seimbang, mulai dari karbohidrat, protein hewani dan nabati, hingga vitamin dari sayur dan buah, serta kebersihan ruang makan yang dinilai sangat baik. Sementara itu, H.M. Sum Indra menekankan pentingnya menyediakan gizi serta suasana lingkungan yang mendukung proses pelatihan. Ia menilai pengelolaan dapur dan ruang makan LPKA Muara Bulian telah menunjukkan upaya serius dalam memastikan anak binaan memperoleh perlakuan yang layak dan manusiawi. “Pembinaan tidak hanya berbicara tentang kedisiplinan, tetapi juga memastikan terpenuhinya sisi gizi dan kebahagiaan,” tegasnya. Kegiatan santap siang bersama ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi anak-anak binaan dalam menjalani proses pelatihan. Dukungan dari berbagai pihak diyakini mampu memperkuat kepercayaan diri mereka untuk menata masa depan yang lebih. (Rbs/Ben) *Sumber berita : g-news.id*
Muara Bulian - Kamis, 4 Desember 2025 LPKA Kelas II Muara Bulian menerima kunjungan reses dan silaturahmi dari Anggota DPD RI Perwakilan Jambi, H. M. Sum Indra, SE., MMSi. Kunjungan ini berlangsung dalam suasana hangat dan dimanfaatkan sebagai momentum untuk menyerap aspirasi terkait pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Selain jajaran pegawai, kegiatan juga diikuti oleh peserta magang yang tengah menjalani program di LPKA Kelas II Muara Bulian. Pada sesi audiensi, para pegawai menyampaikan berbagai masukan mengenai peningkatan fasilitas pembinaan serta kebutuhan operasional lembaga. Menanggapi hal tersebut, Sum Indra menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi yang diterima sebagai bagian dari tugas pengawasan implementasi UU Pemasyarakatan. Kepala LPKA, Kasogi, juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Sum Indra dan memaparkan kondisi terkini pelaksanaan tugas serta kebutuhan strategis dalam pembinaan anak binaan. Usai audiensi, Sum Indra meninjau Taman Edukasi Ketahanan Pangan dan sejumlah fasilitas pembinaan lainnya untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Kegiatan diakhiri dengan santap siang bersama anak binaan di Dapur Merdeka, dilanjutkan apel penutup dalam suasana penuh kekeluargaan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan di LPKA Muara Bulian. (Rbs/Ben) *Sumber berita : sepucukjambi.id*
Jambi, 27 November 2025 – Pengurus Wilayah Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PW PMMBN) Provinsi Jambi melakukan kunjungan ke Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Jambi. Kunjungan tersebut bertujuan untuk berdiskusi mengenai penguatan moderasi beragama di Provinsi Jambi sekaligus bersilaturahmi memperkenalkan pengurus baru. Rombongan PW PMMBN terdiri atas lima pengurus, yakni Muttaqin, M. Najib, Ahmad Fahlevi, Idjeni Mustiana, dan Kunto Adi. Mereka diterima langsung oleh Kepala Kantor DPD RI Provinsi Jambi, Didik Sulistyono, didampingi Kasubbag Kepegawaian, TU, dan Rumah Tangga, Bendriadi. “Kami berharap silaturahmi ini dapat terus terjaga dan ke depan bisa terjalin kerja sama dalam kegiatan yang akan diselenggarakan PW PMMBN,” ujar Muttaqin. Didik Sulistyono menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Kantor DPD RI Provinsi Jambi sebagai rumah aspirasi masyarakat mendukung kegiatan positif para mahasiswa, terutama yang berkaitan dengan penguatan moderasi beragama. “Kantor DPD RI Provinsi Jambi siap menampung aspirasi mahasiswa dan senang dapat terlibat dalam kegiatan yang direncanakan. Namun, tentu sebagai lembaga negara kami tetap mengikuti prosedur melalui penyampaian surat resmi dari organisasi,” jelas Didik. Diskusi berlangsung santai dan kondusif selama kurang lebih dua jam. Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama para peserta. (Rbs/Ben)
Jambi, 7 Januari 2026 – Anggota DPD RI, Dr. Dra. Hj. Elviana, M.Si., melakukan kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) ke Kantor PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Jambi yang berlokasi di Kelurahan Pematang Sulur, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Rabu (7/1). Kedatangan Elviana yang juga menjabat sebagai Pimpinan Komite IV DPD RI tersebut disambut langsung oleh Pimpinan PNM Cabang Jambi, Ova Indah Nasution, beserta jajaran pimpinan dan Account Officer (AO) PNM. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat PNM Cabang Jambi, Ova Indah Nasution memaparkan capaian kinerja PNM sepanjang tahun berjalan. Ia menyebutkan, PNM Cabang Jambi telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp1,68 triliun. “Dari total penyaluran tersebut, sebesar Rp1,64 triliun disalurkan melalui program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) kepada 15.824 kelompok. Sementara sisanya disalurkan melalui program ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro),” ujar Ova. Dalam sambutannya, Elviana menekankan pentingnya pembinaan terhadap nasabah, khususnya ibu-ibu rumah tangga yang menjadi sasaran utama program PNM Mekaar. Menurutnya, pembinaan usaha sangat diperlukan agar nasabah dapat mengembangkan usahanya secara berkelanjutan dan tidak terbebani dalam pengembalian pinjaman. “Nasabah PNM sebagian besar adalah ibu-ibu yang ingin berusaha namun tidak memiliki modal dan agunan. Karena itu, perluasan jangkauan nasabah harus terus ditingkatkan, disertai pembinaan dan tips sukses berusaha, terutama bagi nasabah baru,” tegas Elviana. Selain itu, Elviana juga memberikan motivasi kepada para Account Officer agar bekerja di lapangan dengan penuh tanggung jawab, fokus, dan profesional sebagai ujung tombak pelayanan PNM kepada masyarakat. Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan interaktif. Para AO tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan seputar pekerjaan, bahkan diselingi diskusi ringan. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebelum Elviana meninggalkan lokasi pertemuan. (Rbs/Ben)
Jambi, 18 Desember 2025 - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jambi menyampaikan sejumlah aspirasi strategi kepada Senator DPD RI asal Jambi, H. Muhammad Sum Indra, S.E., MMSi dalam forum dialog pendidikan yang digelar pada masa reses bertempat di Soto Adjib Taman Syahdra. Kegiatan ini menjadi wadah penyerapan aspirasi guru terkait kebijakan pendidikan nasional, khususnya pembahasan RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Ketua PGRI Provinsi Jambi, Nanang Sunarya, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Sum Indra yang dinilai sebagai senator pertama yang secara resmi mengundang organisasi profesi guru untuk berdialog langsung. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan kepedulian terhadap dunia pendidikan, khususnya nasib guru dan dosen. Dalam forum tersebut, PGRI Jambi menyampaikan 12 poin usulan, diantaranya penguatan pengaturan profesi guru dan dosen di sekolah swasta, persetujuan izin profesi berbasis kinerja, serta dorongan pembentukan Undang-Undang Perlindungan Guru dan Dosen. PGRI juga mendorong pembentukan Badan Guru Nasional (BGN) sebagai lembaga yang fokus pada pelatihan, peningkatan kompetensi dan perlindungan guru, serta menyoroti perlunya perbaikan pengelolaan anggaran pendidikan dan pemerataan kebijakan bagi guru di daerah terpencil. Selain itu, PGRI menyoroti alokasi anggaran pendidikan yang dinilai belum optimal, usulan pengembalian istilah “pendidik” menjadi “guru” dalam RUU Sisdiknas, sinkronisasi kalender pendidikan, pembentukan Dewan Kehormatan Guru, serta pengangkatan guru PPPK menjadi ASN secara bertahap. Aspirasi lain datang dari Sopiyanto, Kepala SD di Kabupaten Batanghari, yang menyoroti persoalan guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Ia menyebutkan adanya guru PAI perbantuan dari Kementerian Agama yang justru menimbulkan persoalan jam mengajar dan dualisme anggaran antara Kemenag dan APBD Kabupaten/Kota. Menyanggapi hal tersebut, Senator DPD RI H. Muhammad Sum Indra menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi PGRI Jambi. Ia menyatakan seluruh masukan telah didokumentasikan dan akan dikawal dalam pembahasan kebijakan di tingkat Nasional. “Guru adalah fondasi pembangunan bangsa. Aspirasi ini akan menjadi perhatian serius dalam upaya memperkuat sistem pendidikan nasional,” tegas Sum Indra. (Rbs/Ben) *Dilansir dari jambiday.com*
Muara Bulian - Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Ruang Makan LPKA Kelas II Muara Bulian saat Anggota DPD RI asal Provinsi Jambi, H. M. Sum Indra, SE., MMSi., bersama Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE., melaksanakan santap siang bersama para anak binaan, Kamis (4/12/2025). Kegiatan sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap proses pembinaan yang sedang dijalani para remaja di lembaga tersebut. Kehadiran kedua tokoh tersebut memberikan kesempatan bagi anak binaan untuk berinteraksi langsung serta merasakan dukungan moral bagi perkembangan mental, sosial, dan emosional mereka. Pada kesempatan itu, H. Sum Indra juga dipercaya menjadi Pembina Apel makan siang yang digelar di ruang makan utama LPKA Kelas II Muara Bulian. Kepala LPKA Kelas II Muara Bulian, Kasogi, menyampaikan apresiasinya atas perhatian yang diberikan oleh Sum Indra dan Hesnidar Haris. Ia menilai kehadiran tokoh masyarakat memiliki dampak positif bagi motivasi anak binaan. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Sum Indra dan Ibu Hesnidar Haris. Ini bukan sekedar makan siang, tetapi bentuk kepedulian dan dorongan positif bagi anak-anak untuk terus tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya. Dalam kunjungan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris turut meninjau kualitas makanan yang disajikan untuk anak binaan. Ia mengapresiasi standar penyajian yang lengkap dan seimbang, mulai dari karbohidrat, protein hewani dan nabati, hingga vitamin dari sayur dan buah, serta kebersihan ruang makan yang dinilai sangat baik. Sementara itu, H.M. Sum Indra menekankan pentingnya menyediakan gizi serta suasana lingkungan yang mendukung proses pelatihan. Ia menilai pengelolaan dapur dan ruang makan LPKA Muara Bulian telah menunjukkan upaya serius dalam memastikan anak binaan memperoleh perlakuan yang layak dan manusiawi. “Pembinaan tidak hanya berbicara tentang kedisiplinan, tetapi juga memastikan terpenuhinya sisi gizi dan kebahagiaan,” tegasnya. Kegiatan santap siang bersama ini diharapkan menjadi penyemangat baru bagi anak-anak binaan dalam menjalani proses pelatihan. Dukungan dari berbagai pihak diyakini mampu memperkuat kepercayaan diri mereka untuk menata masa depan yang lebih. (Rbs/Ben) *Sumber berita : g-news.id*
Muara Bulian - Kamis, 4 Desember 2025 LPKA Kelas II Muara Bulian menerima kunjungan reses dan silaturahmi dari Anggota DPD RI Perwakilan Jambi, H. M. Sum Indra, SE., MMSi. Kunjungan ini berlangsung dalam suasana hangat dan dimanfaatkan sebagai momentum untuk menyerap aspirasi terkait pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Selain jajaran pegawai, kegiatan juga diikuti oleh peserta magang yang tengah menjalani program di LPKA Kelas II Muara Bulian. Pada sesi audiensi, para pegawai menyampaikan berbagai masukan mengenai peningkatan fasilitas pembinaan serta kebutuhan operasional lembaga. Menanggapi hal tersebut, Sum Indra menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi yang diterima sebagai bagian dari tugas pengawasan implementasi UU Pemasyarakatan. Kepala LPKA, Kasogi, juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Sum Indra dan memaparkan kondisi terkini pelaksanaan tugas serta kebutuhan strategis dalam pembinaan anak binaan. Usai audiensi, Sum Indra meninjau Taman Edukasi Ketahanan Pangan dan sejumlah fasilitas pembinaan lainnya untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Kegiatan diakhiri dengan santap siang bersama anak binaan di Dapur Merdeka, dilanjutkan apel penutup dalam suasana penuh kekeluargaan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan di LPKA Muara Bulian. (Rbs/Ben) *Sumber berita : sepucukjambi.id*
LAPOR SENATOR
Lapor Senator Masyarakan Daerah
Ayo sampaikan aspirasi Anda secara langsung untuk memperjuangkan kepentiangan daerah Anda.
WEBSITE SATELIT DPD RI